Cari Artikel

Sunday, January 14, 2018

Pidato Presiden Turki Mengunggah Semangat Islam

Beberapa terjemahan pidato Erdogan dalam berbagai kesempatan selama 2017-2018:
.
Oleh: Tengku Zulkifli Usman

Turki bukanlah 81 juta rakyat saja, tapi turki adalah 1,7 miliar muslim di dunia
.
Banyak kedholiman di dunia ini terjadi hari ini terutama kepada muslim, karena negara negara besar tidak pernah berlaku adil
.
Negara negara besar didunia melihat dunia ini hanya dengan kacamata 5 negara besar saja, ini tidak bisa diterima dan diteruskan
.
Turki punya megaproyek 1 triliun dolar 2023 nanti, kami akan bergerak sendiri dengan semua kekuatan muslim untuk memperbaiki tatanan dunia
.
Megaproyek itu tidak berdiri atas landasan utang, turki punya kekayaan yang cukup unbtuk membangun turki kedepan dan akan terus menjadi rumah bagi semua muslim dunia
.
Turki akan terus bergerak dengan dukungan rakyat yang kuat yang telah memilih demokrasi sebagai jalannya walaupun harus mengorbankan 250 martir di malam kudeta tersebut
.
Turki tidak akan menerima tekanan dari manapun, turki akan menolak setiap tekanan atas negara berdaulat kami siapapun pihak penekan tersebut
.
Minggu lalu presiden macron di prancis mengatakan, bahwa turki diharapkan bergabung ke Uni Eropa, dulu mereka menolak kita, saat ini turki dihitung di dunia
.
Kami punya 81 juta penduduk, tapi semangat persaudaraan kami adalah semua wilayah muslim di dunia ini, dukungan referendum konstitusi tahun lalu adalah bukti kita kuat dari dalam negeri
.
Rakyat turki tercinta sekalian, saya ingin menasehati anda, bahwa jabatan adalah amanah, kita semua akan kembali menghadap Allah semua dengan modal kain kafan dan kuburan yang sempit
.
Kemajuan turki harus kita bangun atas dasar ibadah dan pengabdian kita kepada Allah swt dengan mengabdi kepada rakyat turki dan muslim di dunia
.
Turkinesia.net
Middleeastupdate.net
Facebook/Sahabat Erdogan
Telegram/Sahabat Erdogan

No comments:

TERNYATA FIR'UN MASIH HIDUP

Andai kita hidup pda zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa?" Musaaa? Yakiiin? Tapi yang...