Cari Artikel

Wednesday, December 13, 2017

PETUAH FAJAR

Janganlah kamu sekalian saling memata-matai yang lain, janganlah saling
mencari-cari aib yang lain (HR. Muslim)

 Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa)
perbuatan-perbuatan yg buruk (QS. Hud: 114)

 Janganlah kamu saling membenci, saling mendengki & saling bermusuhan,
tetapi jadilah kamu hamba-hamba Allah yg bersaudara (HR Muslim)

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu (Ali bin Abi Thalib)

Seorang Muslim wajib mempelajari ilmu yang diperlukan untuk menghadapi
kondisi dirinya, apapun ujud kondisi itu (Az Zarnuji)

Memuji diri sendiri bisa mengurangi wibawa di hadapan manusia dan tidak
disukai oleh Allah.

Dalam menuntut ilmu hendaklah diniatkan untuk mensyukuri atas
kenikmatan akal dan kesehatan badan,bukan untuk mencari popularitas dan
harta.

Janganlah bersedih karena Allah bersamamu dan DIA-lah Dzat yang paling
dekat denganmu

Orang yang paling menyesal di hari kiamat adalah orang yang berbicara keadilan dan ia sendiri tidak melaksanakannya”.

“Silaturahmi dapat membersihkan amalan, memperbanyak harta, menghindarkan bala`, mempermudah hisab (di hari kiamat) dan menunda ajal tiba”.

“Ucapkanlah kepada orang lain kata-kata terbaik yang kalian senang jika mereka mengatakan itu kepadamu”.

“Allah akan memberikan hadiah bala` kepada hamba-Nya yang mukmin sebagaimana orang yang bepergian akan selalu membawa hadiah bagi keluarganya, dan menjaganya dari (godaan) dunia sebagaimana seorang dokter menjaga orang yang sakit”.

“Bersikaplah wara’, berusahalah selalu, jujurlah, dan berikanlah amanat kepada orangnya, baik ia adalah orang baik maupun orang fasik. Seandainya pembunuh Ali bin Abi Thalib a.s. menitipkan amanat kepadaku, niscaya akan kuberikan kepadanya”.

“Ghibah adalah engkau membicarakan aib (yang dimiliki oleh saudaramu) yang Allah telah menutupnya (sehingga tidak diketahui oleh orang lain), dan menuduh adalah engkau membicarakan aib yang tidak dimiliki olehnya”.

“Allah membenci pencela yang tidak memiliki harga diri”.

“(Engkau dapat dikatakan rendah hati jika) engkau rela duduk di sebuah majelis yang lebih rendah dari kedudukanmu, mengucapkan salam kepada orang yang kau jumpai, dan menghindari debat meskipun engkau benar”.

No comments:

TERNYATA FIR'UN MASIH HIDUP

Andai kita hidup pda zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa?" Musaaa? Yakiiin? Tapi yang...