Dalam sebuah buku karya salah satu Dosen Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Hasan Basri M. Nur, beliau mengemukakan beberapa kiat-kiat sukses bagi generasi muda yaitu:
1. Cerdas
Cerdas sangat jauh berbeda dengan pandai Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). "Pandai" artinya mempunyai makna cepat menangkap pelajaran dan mengerti. Sedangkan "cerdas" bermakna sempurna perkembangan akal budinya untuk berpikir, mengerti dan sebagainya. Orang orang cerdas sudah pasti pandai. Pada orang cerdas terdapat kemampuan luarbiasa yang dapat menjadi solusi dan juga menghadapi berbagai macam masalah yang dihadapi. Sedangkan orang yang pandai belum tentu memiliki ini sebab ia hanya mampu menghadapi masalah dalam hal akademik saja tidak untuk masalah diluar itu.
2. Gigih
Gigih dalam KBBI diartikan suatu sikap teguh pada pendirian, pantang menyerah, tidak goyang oleh berbagai cobaan dan rintangan yang dihadapi. Dalam pandangan Islam istilah yang mendekati gigih adalah Istiqomah. Orang yang Istiqomah akan terus mencari dan mencoba berbagai macam cara (yang halal) dalam meraih suatu cita-cita. Kegagalan dipandang sebagai kesuksesan yang tertunda.
Contoh Istiqomah bisa di gambarkan "Senin pukul sekian kita telah berjanji kepada diri kita atau orang lain bahwa kita akan pergi berkumpul di perpustakaan untuk tujuan membuat tugas perkuliahan maka orang yang istiqomah dia akan mencari berbagai cara yang halal untuk bagaimana dia bisa hadir menunaikan janji tersebut walaupun rintangan dan cobaan menghadang contohnya jauh dari rumah, tidak ada kendaraan, ada pekerjaan lain, rusak kendaraan dan lainnya.
Bagi orang Gigih dia tidak mengenal alasan apapun karena yang dia tau bagaimana pun caranya dia harus hadir meskipun ada pekerjaan lainnya dimana manfaat dan nilai dari segi finansialnya lebih daripada manfaat pada kegiatan utama yang telah disepakati dan juga janjikan.
Orang yang gigih waktu 24 jam dalam sehari hampir tidak cukup baginya karena dia terus dan terus pada kegiatan baik memperdalam ilmu agama, mencari penghasilan, membuat karya, memperbaiki kualitas diri di hadapan Illahi dan banyak lagi yang bisa dilakukan selama itu bermanfaat (bek lhe tenget ngon jaga).
3. Akhlak
Akhlak (perangai, karakter, etika) juga merupakan bagian terpenting dalam meraih kesuksesan baik dunia maupun akhirat. Cerdas tanpa Akhlak akan menjadi masalah yang sangat serius sebab poin utama di utusan Rasulullah adalah untuk memperbaiki Akhlak manusia.
Dalam hidup ini manusia saling berhubungan dengan oranglain. Orang yang cerdas dan gigih yang tidak berakhlak maka ia di pastikan akan dibenci dan tidak disenangi oleh oranglain bahkan ia sangat sulit mendapatkan pekerjaan apalagi dalam kerjasama dalam sebuah tim. (Ambolah udang yang lain kapiting samuo)
4. Relasi
Relasi (Hubungan) mempunyai peran penting dalam menyampaikan informasi dan terkadang menjadi pertimbangan khusus dalam penentuan kelulusan kerja.
Para pemuda yang berstatus mahasiswa sangat perlu memiliki relasi terutama dengan para dosen dan orang-orang penting dan juga yang berpengaruh lainnya mulai dari pembimbing akademik, ketua jurusan, dekan, bahkan sampai rektor sekalipun.
Tidak hanya itu, beberapa cara memiliki hubungan/jaringan dengan orang-orang tertentu sangat mudah di dapatkan mulai dari kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler kampus, magang, KPM, dan banyak lagi dengan berfungsinya kecerdasan, kegigihan dan juga akhlak/etika kita. Wallahu 'Alam
Arief Kurniawansyah R
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi
UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh.
3 comments:
Mantap.
http://aceh.tribunnews.com/2017/04/08/kunci-sukses-bagi-generasi-muda
https://hasanbasrimnur.wordpress.com/2017/10/30/kunci-sukses-bagi-pemuda/
Alhamdulillah bapak
Post a Comment