Cari Artikel

Thursday, October 4, 2018

TERNYATA FIR'UN MASIH HIDUP

Andai kita hidup pda zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa?"

Musaaa? Yakiiin?

Tapi yang membangun kota Mesir, Fir'aun. Yang bangun infrastruktur juga dia. Yg bangun piramida, Fir'aun. Yang paling kaya, Fir'aun. Yang punya bala tentara banyak dan kuat, Fir'aun. Yg punya banyak pengikut, Fir'aun. Yang bisa memberi PERLINDUNGAN KEAMANAN dan jaminan, Fir'aun. Yang Berkuasa, Fir'aun.
Yang bisa mnyediakan MAKANAN & MINUMAN, Fir'aun. Yang bisa adakan HIBURAN, Fir'aun. Yang bisa buat pusat perbelanjaan, Fir'aun. Bahkan jika teknologinya sdh ada mungkin Kartu Mesir Sehat dan Kartu Mesir Pintar juga dibuatnya.

Sementara Nabi Musa,siapa dia???
Hanya seorang penggembala kambing. Bicara saja tidak fasih alias cadel ( akibat pernah memakan bara api diwaktu bayi). Hanya memiliki sebatang tongkat butut. Masih yakin mau ikut Nabi Musa????"

Kerjaan Nabi Musa hanya sbagai penjaga kambing, tiba-tiba mau mengajak kita menyembah Allah dan menyebrangi lautan,,, tanpa memakai sampan,tanpa prahu,tanpa kapal. Apakah yakin kita mau ikut Nabi Musa ????"

Betapa  sesungguhnya manusia zaman Firaun dan zaman sekarang, TIDAK  ADA BEDANYA. Di Zaman skrg ini, mayoritas smua trgila² pada harta, wanita, pangkat, jabatan, pujian, rayuan.

Sungguh...FIR'AUN itu akan tetap ADA hingga akhir zaman.. Hanya sja berubah WAJAH dan BENTUK nya..... juga namanya. Tapi secara hakikat dia akan terus ada. Sebab sejarah akan berulang.

Oleh karna itu...
Yaa Rabbana ......
Istiqamahkanlah kami agar senantiasa berada di jalan kebenaran, di jalan-Mu yang lurus, jalan yang Engkau ridhai.

Hindarkanlah kami dari tipu daya muslihat dunia, dan godaan musuh-musuh-Mu, serta kejahiliyahan karena kebodohan kami sendiri.

Yaa Rabb Penguasa Langit dan Bumi, berikanlah kami ILMU dan IMAN agar mengetahui bahwa yang haq adalah haq, dan yang bathil adalah bathil. Dan tampakkanlah kepada kami bahwa yang benar itu sebuah kebenaran, dan berikan petunjuk kepada kami untuk selalu mengikutinya. Dan tampakkanlah kepada kami yang mungkar itu adlh sebuah kemungkaran, dan berikan petunjuk kepada kami.. Aamiin

Wallahu'alam

Sumber : Share dari Whatsapp

Monday, October 1, 2018

100 PERINTAH ALLAH UNTUK KEHIDUPAN SEHARI HARI

100 PERINTAH ALLAH SWT DALAM AL QUR'AN UNTUK KEHIDUPAN MANUSIA SEHARI-HARI

1. Jangan berkata kasar (QS 3 – Ali Imran : 159)

2. Tahanlah amarah (QS 3 – Ali Imran : 134)

3. Berbaiklah kepada orang lain (QS 4 – An Nisaa’ : 36)

4. Jangan sombong dan arogan (QS 7 – Al A’raaf : 13)

5. Maafkanlah kesalahan orang lain (QS 7 – Al A’raaf : 199)

6. Berbicaralah dengan nada halus (QS 20 – Thaahaa : 44)

7. Rendahkanlah suaramu (QS 31 - Luqman : 19)

8. Jangan mengejek orang lain (QS 49 – Al Hujuraat : 11)

9. Berbaktilah pada orang tua (QS 17 – Al Israa’ : 23)

10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua (QS 17 – Al Israa’ : 23)

11. Jangan memasuki kamar pribadi orang tua tanpa ijin (QS 24 – An Nuur : 58)

12. Catatlah hutang-hutangmu (QS 2 – Al Baqarah : 282)

13. Jangan mengikuti orang secara membabi buta (QS 2 – Al Baqarah : 170)

14. Berikanlah perpanjangan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesulitan (QS 2 – Al Baqarah : 280)

15. Jangan makan riba’/membungakan uang (QS 2 – Al Baqarah : l

16. Jangan melakukan penyuapan (QS 2 – Al Baqarah : 188)

17. Jangan ingkar atau melanggar janji (QS 2 – Al Baqarah : 177)

18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu (QS 2 – Al Baqarah : 283)

19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan (QS 2 – Al Baqarah : 42)

20. Berlakulah adil terhadap semua orang (QS 4 – An Nisaa’ : 58)

21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas (QS 4 – An Nisaa’ : 135)

22. Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga (QS 4 – An Nisaa’ : 7)

23. Wanita memiliki hak waris (QS 4 – An Nisaa’ : 7)

24. Jangan memakan harta para anak yatim (QS 4 – An Nisaa’ : 10)

25. Lindungi anak yatim (QS 2 – Al Baqarah : 220)

26. Jangan memboroskan harta dengan semena-mena (QS 4 – An Nisaa’ : 29)

27. Damaikanlah orang yang berselisih (QS 49 – Al Hujuraat : 9)

28. Hindari prasangka buruk (QS 49 – Al Hujuraat : 12)

29. Jangan memata-matai atau memfitnah orang (QS 2 – Al Baqarah : 283)

30. Jangan memata-matai atau memfitnah orang (QS 49 – Al Hujuraat : 12)

31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial (QS 57 – Al Hadid : 7)

32. Biasakan memberi makan orang miskin (QS 107 – Al Maa’uun : 3)

33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah (QS 2 – Al Baqarah : 273)

34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah (QS 17 – Al Israa’ : 29)

35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu (QS 2 – Al Baqarah : 264)

36. Hormatilah tamu anda (QS 51 – Adz Dzaariyaat : 26)

37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri (QS 2 – Al Baqarah : 44)

38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi (QS 2 – Al Baqarah : 60)

39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid (QS 2 – Al Baqarah : 114)

40. Perangilah mereka yang memerangi mu (QS 2 – Al Baqarah : 190)

41. Jagalah etika perang (QS 2 – Al Baqarah : 191)

42. Jangan lari dari peperangan (QS 8 – Al Anfaal : 15)

43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam) (QS 2 – Al Baqarah : 256)

44. Berimanlah kepada para Nabi (QS 2 – Al Baqarah : 285)

45. Jangan melakukan hubungan badan saat haid (QS 2 – Al Baqarah : 222)

46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh (QS 2 – Al Baqarah : 233)

47. Jauhilah hubungan badan diluar nikah (QS 17 – Al Israa’ : 32)

48. Choose rulers by their merit Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya (QS 2 – Al Baqarah : 247)

49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya (QS 2 – Al Baqarah : 286)

50. Jangan mau dipecah belah (QS 3 – Ali Imran : 103)

51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini (QS 3 – Ali Imran 3 :191)

52. Lelaki maupun wanita mendapat imbalan yang sama sesuai perbuatannya (QS 3 – Ali Imran : 195)

53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu (QS 4 – An Nisaa’ : 23)

54. Keluarga harus di-imami oleh seorang laki-laki (QS 4 – An Nisaa’ : 34)

55. Jangan pelit (QS 4 – An Nisaa’ : 37)

56. Jangan iri hati (QS 4 – An Nisaa’ : 54)

57. Jangan saling membunuh (QS 4 – An Nisaa’ : 92)

58. Jangan membela ketidak jujuran atau kebohongan (QS 4 – An Nisaa’ : 105)

59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan (QS 5 – Al Maa-idah : 2)

60. Bekerja samalah dalam kebenaran (QS 5 – Al Maa-idah : 2)

61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran (QS 6 – Al An’aam : 116)

62. Berlaku adil (QS 5 – Al Maa-idah:8)

63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan (QS 5 – Al Maa-idah : 38)

64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum (QS 5 – Al Maa-idah : 63)

65. Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi (QS 5 – Al Maa-idah : 3)

66. Hindari minum racun dan alkohol (QS 5 – Al Maa-idah : 90)

67. Jangan berjudi (QS 5 – Al Maa-idah : 90)

68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain (QS 6 – Al An’aam : 108)

69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu (QS 6 – Al An’aam : 152)

70. Makan dan minumlah secukupnya (QS 7 – Al A’raaf : 31)

71. Kenakanlah pakaian yang bagus saat shalat (QS 7 – Al A’raaf : 31)

72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan (QS 9 – At Taubah:6)

73. Jagalah kemurnian (QS 9 – At Taubah : 108)

74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah (QS 12 – Yusuf : 87)

75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa karena ketidak-tahuan (QS 16 – An Nahl : 119)

76. Berseru kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana (QS 16 – An Nahl : 125)

77. Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain (QS 17 – Al Israa’ : 15)

78. Jangan membunuh anak-anakmu karena takut akan kemiskinan (QS 17 – Al Israa’ : 31)

79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengtahuan tentangnya (QS 17 – Al Israa’ : 36)

80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat (QS 23 – Al Mu’minuun : 3)

81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa ijin pemilik rumah (QS 24 – An Nuur : 27)

82. Allah menjamin imbalan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah (QS 24 – An Nuur : 55)

83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati (QS 25 – Al Furqaan : 63)

84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan (QS 28 – Al Qashash : 77)

85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah (QS 28 – Al Qashash:88)

86. Jangan terlibat dalam homosexualitas (QS 29 – Al ‘Ankabuut : 29)

87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar (QS 31 - Luqman : 17)

88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong (QS 31 - Luqman : 18)

89. Wanita dilarang memamerkan diri (QS 33 – Al Ahzab : 33)

90. Allah mengampuni semua dosa-dosa kita (QS 39 – Az Zumar : 53)

91. Jangan berputus asa akan ampunan Allah (QS 39 – Az Zumar : 53)

92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan (QS 41 – Fushshilat : 34)

93. Selesaikan pesoalan dengan bermusyawarah (QS 42 – Asy Syuura : 38)

94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa (QS 49 – Al Hujuraat : 13)

95. Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam) (QS 57 – Al Hadid : 27)

96. Allah akan meninggikan derajat mereka yang berilmu (QS 58 – Al Mujaadilah : 11)

97. Perlakukan non-Muslim dengan baik dan adil (QS 60 - Al Mumtahanah : 8)

98. Hindari diri dari kekikiran (QS 64 – At Taghaabun : 16)

99. Mohon ampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS 73 – Al Muzzammil : 20)

100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta (QS 93 – Adh Dhuhaa : 10)

Shadaqallahul adzim, Maha Benar ALLAH SWT dengan segala FirmanNya... ALLAHUAKBAR

Saturday, September 1, 2018

KEHIDUPAN TERBAIK

Hidup itu seperti *UAP*,  yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap.....!!!!!!

Ketika Orang memuji *MILIKKU*,
aku berkata bahwa ini *HANYA TITIPAN* saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA ...

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
*MENGAPA DIA* menitipkannya kepadaku?
*UNTUK APA DIA* menitipkan semuanya kepadaku.

*Dan kalau bukan milikku,*
apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
_kusebut itu_ *MUSIBAH,*
_kusebut itu_ *UJIAN*,
_kusebut itu_ *PETAKA*,
_kusebut itu apa saja ..._
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah *DERITA*....

*Ketika aku berdoa,*
kuminta titipan yang cocok dengan
*KEBUTUHAN DUNIAWI*,
_Aku ingin lebih banyak_ *HARTA*,
_Aku ingin lebih banyak_ *MOBIL*,
_Aku ingin lebih banyak_ *RUMAH*,
_Aku ingin lebih banyak_ *POPULARITAS*,

_Dan kutolak_ *SAKIT*,
_Kutolak *KEMISKINAN*,_
Seolah semua *DERITA* adalah hukuman bagiku.

Seolah *KEADILAN* dan *KASIH-NYA*, 
harus berjalan seperti penyelesaian matematika
dan sesuai dengan kehendakku.

*Aku rajin beribadah,*
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku ...

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan *DIA* seolah _Mitra   Dagang_ ku
dan bukan sebagai *Kekasih!*

Kuminta *DIA* membalas _perlakuan baikku_
dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku ...

Padahal setiap hari kuucapkan,
*Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU*

*Mulai hari ini............,*
ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur
dalam setiap keadaan
dan menjadi bijaksana,
mau menuruti kehendakMU saja ya *ALLAH* ...

Sebab aku yakin....
*ENGKAU* akan memberikan anugerah dalam hidupku ...
*KEHENDAKMU*  adalah yang ter *BAIK* bagiku ..

Ketika aku ingin hidup *KAYA*,
aku lupa,
bahwa *HIDUP* itu sendiri
adalah sebuah *KEKAYAAN*.

Ketika aku berat utk *MEMBERI*,
aku lupa,
bahwa *SEMUA* yang aku miliki
juga adalah *PEMBERIAN*.

Ketika aku ingin jadi yang *TERKUAT*,
....aku lupa,
bahwa dalam *KELEMAHAN*,
Tuhan memberikan aku *KEKUATAN*.

Ketika aku takut *Rugi*,
Aku lupa,
bahwa *HIDUPKU* adalah
sebuah *KEBERUNTUNGAN*,
kerana *AnugerahNYA.*

Ternyata hidup ini *SANGAT INDAH,* ketika kita selalu *BERSYUKUR* kepada *NYA*

Bukan karena hari ini *INDAH* kita *BAHAGIA*.
Tetapi karena kita *BAHAGIA*,
maka hari ini menjadi *INDAH*.

Bukan karena tak ada *RINTANGAN* kita menjadi *OPTIMIS*.
Tetapi karena kita optimis, *RINTANGAN* akan menjadi tak terasa.

Bukan karena *MUDAH* kita *YAKIN BISA*.
Tetapi karena kita *YAKIN BISA*.!
semuanya menjadi *MUDAH*.

Bukan karena semua *BAIK* kita *TERSENYUM*.
Tetapi karena kita *TERSENYUM*, maka semua menjadi *BAIK*,

Tak ada hari yang *MENYULITKAN* kita, kecuali kita *SENDIRI* yang membuat *SULIT*.

Bila kita tidak dapat menjadi *JALAN BESAR,*
cukuplah menjadi *JALAN SETAPAK*
yang dapat dilalui orang,

Bila kita tidak dapat menjadi *MATAHARI,*
cukuplah menjadi *LENTERA*
yang dapat menerangi sekitar kita,

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang,
maka *BERDOALAH* untuk
kebaikannya...


Puisi terakhir WS Rendra
(di buat sesaat sebelum beliau wafat)

Friday, August 31, 2018

BERAPA LAMA LAGI USIAKU?

APA KATA AL-QUR'AN TENTANG USIA ?

1. Semakin bertambah usia semakin lemah tangan menggenggam..karena Allah sedang mendidik kita agar melepaskan cinta dunia.
(Qs.Hud : 15-16)

2. Semakin bertambah usia semakin kabur mata kita... Karena Allah sedang menCerahkan mata hati untuk  melihat Akhirat.
 (Qs.Al Isra:72)

3. Semakin bertambah usia semakin sensitif perasaan kita.... karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan makhluk senantiasa menghampakan.. namun hati yang berpaut kepada Allah, tiada pernah meNgecewakan (Qs.Al Lukman : 22)

4. Semakin bertambah usia semakin gugur gigi-gigi kita....karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari kita akan gugur kedalam Tanah selamanya.
(Qs.Ali Imran : 145)

5. Semakin bertambah usia semakin ditarik Nikmat kekuatan Tulang & Sendi kita....karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi Nyawanya akan di ambil...
  (Qs.An Nisa : 78)

6. Semakin bertambah usia semakin putih rambut kita....karena Allah sedang ingatkan kain kafan yang putih.(Qs.Ali Imran : 185)

7. Begitu juga Hati kita...semakin bertambah usia semakin sepi dan ingin bersendirian..karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta manusia dan dunia...(Qs.Al-An'am : 32)

semoga menjadi renungan kita semua ...

Tuesday, August 28, 2018

AKIBAT TIDAK BELAJAR MENGANTRI JADI DOYAN KORUPSI

MENGAPA GURU DI NEGARA MAJU LEBIH KHAWATIR JIKA MURIDNYA TIDAK BISA MENGANTRI KETIMBANG TIDAK BISA MATEMATIKA ?
INILAH JAWABANNYA :

Seorang guru   di Australia pernah berkata :
“Kami tidak terlalu khawatir anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika”. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

Saya tanya "kenapa begitu?”

Jawabnya :

1. Karena kita hanya perlu melatih anak 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran di balik proses mengantri.

2. Karena tidak semua anak kelak menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak jadi penari, atlet, musisi, pelukis, dsb.

3. Karena semua murid sekolah pasti lebih membutuhkan pelajaran Etika Moral dan ilmu berbagi dengan orang lain saat dewasa kelak.

”Apakah pelajaran penting di balik budaya MENGANTRI?”

”Oh banyak sekali.."

1. Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.

2. Anak belajar bersabar menunggu gilirannya jika ia mendapat antrian di tengah atau di belakang.

3. Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal.

4. Anak belajar disiplin, setara, tidak menyerobot hak orang lain.

5. Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)

6. Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan berkomunikasi dengan orang lain di antrian.

7. Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.

8. Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.

9. Anak belajar disiplin, teratur, dan menghargai orang lain

10. Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.

11. Dan masih banyak pelajaran lainnya, silakan anda temukan sendiri..

FAKTANYA di Indonesia..

Banyak orang tua justru mengajari anaknya dlm masalah mengantri dan menunggu giliran, Sebagai berikut :

1. Ada orangtua yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah cuek saja, pura-pura gak tau aja !!” 

2. Ada orangtua yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, karena anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.

3. Ada orangtua yang memakai taktik atau alasan agar dia atau anaknya diberi jatah antrian terdepan, dengan alasan anaknya masih kecil, capek, rumahnya jauh, orang tak mampu, dsb.

4. Ada orang tua yang marah-marah karena dia atau anaknya ditegur gara-gara menyerobot antrian orang lain, lalu ngajak berkelahi si penegur.

5. Dan berbagai kasus lain yang mungkin pernah anda alami.

Yuk kita ajari anak-anak kita, kerabat dan saudara untuk belajar etika sosial, khususnya ANTRI.

Budaya SUAP dan KORUPSI juga dimulai dari tidak mau belajar MENGANTRI..


SEMOGA BERMANFAAT

Monday, August 27, 2018

TOKO KHUSUS JUAL ISTRI

Sebuah Toko yang menjual Istri, baru dibuka dimana Pria dapat memilih Wanita untuk dijadikan sebagai seorang Istri.

Di antara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk, terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut :

“Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI!

Toko ini terdiri dari 6 lantai, dimana setiap lantai akan menunjukkan “Kelompok Calon Istri”

Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai Wanita tersebut.

Kamu dapat memilih Wanita di lantai tertentu atau memilih ke lantai berikutnya, tapi dengan syarat TIDAK BISA TURUN LAGI ke lantai sebelumnya kecuali untuk Keluar dari Toko."

Lalu, seorang pria pun pergi ke ” TOKO ISTRI ” tersebut untuk mencari calon Istri.

Di setiap lantai terdapat tulisan seperti ini:

● Lantai 1 :

“Wanita di lantai ini taat pada Agama & Pandai Memasak.”

Pria itu Tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

● Lantai 2 :

“Wanita di lantai ini taat pada Agama, Pandai Memasak & Lemah Lembut.”

Kembali pria itu naik ke lantai selanjutnya.

● Lantai 3 :

“Wanita di lantai ini taat pada Agama, Pandai Memasak, Lemah Lembut & Cantik.”

”Wow!”, ujar sang pria, tetapi pikirannya masih penasaran & terus naik.

● Lantai 4 :

“Wanita di lantai ini taat pada Agama, Pandai Memasak, Lemah Lembut, Cantik Banget & Sayang Anak.”

”Ya ampun!” Dia berseru, ”Aku hampir tak percaya!”

Dan dia tetap melanjutkan ke

● Lantai 5 :

"Wanita di lantai ini taat pada Agama, Pandai Memasak, Lemah Lembut, Cantik Banget, Sayang Anak, Sexy dan pintar melayani suami” wowww!!!

Dia tergoda untuk berhenti di lantai 5 tapi penasaran , kemudian dia melangkah ke lantai terakhir .

● Lantai 6 :

“Anda adalah pengunjung yang ke 8.089.356
TIDAK ADA WANITA di Lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata pembuktian untuk Pria yang TIDAK PERNAH PUAS DAN TERUS MENCARI ORANG YANG SEMPURNA ...!!!

Terima kasih telah datang di ”TOKO ISTRI".

Mohon hati-hati ketika keluar dari sini."

Keluarlah pria tersebut dari toko dengan wajah lesu penuh kekecewaan dan penyesalan.

=====

Terus mencari orang yang terbaik akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Pesan moral ini bukan cuma untuk Pria tapi juga untuk Wanita.

Jangan terus mencari orang yang terbaik. Jadikanlah yang anda temukan atau yang ada menjadi yang terbaik. Saling membantu untuk memperbaiki diri menjadi terbaik.

Karena tidak ada satu manusiapun yang sempurna di dunia ini termasuk anda dan kita semua.

SESUNGGUHNYA JIKA MENSYUKURI APA YANG KITA SUDAH DAPATKAN, TERIMA APA ADANYA DAN TERUS SALING MEMPERBAIKI DIRI MAKA KESEMPURNAAN ITU AKAN KITA RASAKAN.

Semoga Bermanfaat

Sunday, August 19, 2018

LEBIH BAIK PERAYAAN 17 AGUSTUS DARIPADA ZIKIR, YASINAN DAN DOA BERSAMA

17 Agustus baru saja berlalu dengan berbagai perayaan dan karnaval digelar. Namun, sampai saat ini saya pribadi belum mendengarkan mereka yang biasa berbicara melontarkan pembicaraan terkait :

BID'AH........!!!!!!
SESAT..........!!!!!!!
Mana Dalilnya......?
Mana Hadistnya....?
Mana Perintahnya....?

Padahal..setelah kita Amati dengan kacamata agama.. Kesalahan 17 Agustus melimpah ruah dan itu semua terlebih BID'AH lagi.. Tapi mengapa mereka diam saja? Seolah tidak terjadi apa-apa, Antara Lain :
1. Apakah para Syuhada perjuangan kemerdekaan merasakan manfaat atau Azab? Menyaksikan apa saja yg kita lakukan saat ini..

2. Betapa banyak rupiah yg dihamburkan dalam perayaan ini? padahal masih banyak di negeri ini yang hidup kurang beruntung bahkan untuk makan saja susah.

3. Pertunjukan aneka lomba dan kegiatan yg kurang edukasi dan sangat tidak bernuansa Islami malah dapat kita katakan tiada manfaat sama sekali..

4. Bercampur baur antara laki-laki dan perempuan. Nauzubillah..

Mengapa tidak dihiasai dengan aneka Santunan, Yasinan, Tahlilan, Doa bersama, ataupun penguatan ekonomi ummat dalam tema mengisi Kemerdekaan? Apakah hanya ini yg selalu kalian suarakan Bid'ah dan Sesat? Dan Bagaimana dengan PERAYAAN 17 Agustus ini? Sekali lagi MENGAPA KALIAN HANYA DIAM?

TERNYATA FIR'UN MASIH HIDUP

Andai kita hidup pda zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa?" Musaaa? Yakiiin? Tapi yang...